Geomorphological Study of the Batu Lubang Tourism Area

  • Ahmad Fahrizal Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Ilham Marasabessy Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Ilham Ilham Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Neneng S. Kalidi Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Neil A. Fonataba Universitas Muhammadiyah Sorong
Keywords: Coastal geomorphology, coastal tourism, Beach Batu Lubang

Abstract

Batu Lubang Village has now become a tourist village, several coastal areas in this village have characteristics that can be an attraction for tourists with all the characteristics, beauty and authenticity of the environment, namely underwater life in the waters, the shape of the beach with beach sand, waterfalls. , caves, etc.), coastal forests which have a rich variety of plants, birds and other animals. This study aims to identify the geomorphological conditions of the Batu Hole Pantai tourist area as a first step to determine the characteristics of the Batu Hole Pantai tourist area, Makbon District, Sorong Regency. This research was conducted in the village of Batu Hole Beach in August-September. Geomorphological parameters discussed include beach type, beach width and length, land cover, beach slope, and water depth. Analysis of the data used is based on Geographic Information Systems (GIS). The results of the data were analyzed descriptively qualitatively. The results showed that the characteristics of Batu Hole tourism have beach types from sandy to rocky, beach width of more than 15 meters, flat beach slope, land cover in the form of open land, mangroves, and near coconut trees, depth of coastal waters including shallow category, and basic substrate. The waters vary from sandy, loam to sandy and rocky.

References

Liputan6.com. (2018, 03 13). Retrieved 10 31, 2021, from Liputan 6 - Kabar Papua: https://www.liputan6.com/regional/read/3366217/kisah-mistis-dan-keindahan-bawah-laut-di-pantai-batu-lubang-sorong

Ali, D. F. (2004). Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Pantai Sebagai Obyek Wisata dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Sekitar Lokasi Wisata. Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Armos, N. H. (2013). Studi Kesesuaian Lahan Pantai Wisata Boe Desa Mappakalompo Kecamatan Galesong. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Armos, N. H. (2013). Studi kesesuaian Lahan Pantai Wisata Boe Desa Mappakalompo Kecamatan Galesong Ditinjau Berdasarkan Biogeofisik. Makassar: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan - Universitas Hasanuddin.

BPS . (2019). https://sorongkab.bps.go.id. Retrieved 08 04, 2021, from https://sorongkab.bps.go.id: https://sorongkab.bps.go.id/publication/download.html?nrbvfeve=ZDg0MjM4OTE0MmU2MWYzNjFmY2FhNDI2&xzmn=aHR0cHM6Ly9zb3JvbmdrYWIuYnBzLmdvLmlkL3B1YmxpY2F0aW9uLzIwMTkvMDkvMjYvZDg0MjM4OTE0MmU2MWYzNjFmY2FhNDI2L2thYnVwYXRlbi1zb3JvbmctZGFsYW0tYW5na2EtMjAxOS5odG1s&t

Dewi, K. P., Anggoro, S., & Rudiyanti, S. (2018). Kesesuaian Perairan Dan Daya Dukung Lingkungan Tanjung Gelam Untuk Wisata Rekreasi Pantai Di Taman Nasional Karimunjawa. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 7 (4), 361-369.

Dewi, S. N., Adi, W., & Syari, I. A. (2017). Kajian Kesesuaian Wisata Pantai Kelurahan Matras Bangka Ditinjau dari Aspek Biogeofisik. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 11 (2), 58-62.

Fahrizal, A. (2016). Evaluasi Kesesuaian Lahan pada Kawasan Tambak Marjinal di Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang. Jurnal Airaha, 5 (2), 133-139.

Goldman, C. R., & Horne, A. J. (1994). Limnology. New York, USA: Mc. Graw Hill Book Co.

Isnaeni, N., Suryanti, & Purnomo, P. W. (2015). KESUBURAN PERAIRAN BERDASARKAN NITRAT, FOSFAT, DAN KLOROFIL-a DI PERAIRAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG PULAU KARIMUNJAWA. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), vol. 4, No. 2, pp. 75-81.

Kabarpapua.co. (2020, Maret 18). https://kabarpapua.co/batu-lubang-pantai-sorong-bersolek-jadi-kampung-wisata. Retrieved 2020, from https://kabarpapua.co/batu-lubang-pantai-sorong-bersolek-jadi-kampung-wisata.: https://kabarpapua.co/batu-lubang-pantai-sorong-bersolek-jadi-kampung-wisata.

lpsplsorong. (2021, 02 06). LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG - DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT. Retrieved 08 04, 2021, from LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG - DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT: https://kkp.go.id/djprl/lpsplsorong/artikel/27022-strategi-pengelolaan-keanekaragaman-hayati-di-pesisir-utara-bentang-kepala-burung-papua

Marasabessy, I., Badarudin, M. I., Sarwa, G., & Iek, F. (2020). Identifikasi Potensi Ekologi Pulau Kecil Berdasarkan Aspek Geofisik (Studi Kasus: Pulau Sakanun Kabupaten Sorong). (JRPK) Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan Vol 2 (1), 176-188.

Marasabessy, I., Maepauw, N. J., & Badarudin, M. I. (n.d.). Kesesuaian Ekowisata Mangrove Berdasarkan Aspek Biogeofisik Pulau Kecil (Studi Kasus: Pulau Jeflio Kabupaten Sorong). UNDANA Press, 12.

Mulyadi, A. (2017). Analisis Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Bissappu di Kabupaten Bantaeng. Makassar: Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Ridhawani, F., Ghalib, M., & Nurrachmi, I. (2017). Tingkat Kesuburan Perairan Berdasarkan Kelimpahan Fitoplankton dan Nitrat-Fosfat Terhadap Tingkat Kekeruhan Muara Sungai Rokan Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 22 (2), 10-17.

Sadik, M. (2017). Kesesuaian Ekowisata Mangrove Ditinjau Dari Aspek Biogeofisik Kawasan Pantai Gonda Di Desa Laliko Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Sembiring, E. S. (2020, 10 29). Correcto.id. Retrieved 10 31, 2021, from Correcto: https://correcto.id/beranda/read/37435/cerita-mistis-di-pantai-batu-lubang-sorong-tempat-wisata-banyak-larangan

Setyoko, T. B. (2017). PEMETAAN KEMIRINGAN LERENG MENGGUNAKAN PENGINDRAAN JAUH DENGAN CITRA DEM UNTUK PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI KECAMATAN PULE DALAM BENTUK 3D. Researchgate.

Siagian, J., Arthana, I. W., & Pebriani, D. A. (2019). Tingkat Kesuburan Muara Tukad Aya, Jembrana Bali Berdasarkan Kelimpahan Plankton dan Ketersediaan Nutrien. Jurnal Current Trends in Aquatic Science, 2(2), 72-78.

Simbolon, G. R. (2017). Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Romantis (Romance Bay) di Desa Sei Nagalawan Kecamatan Perbaungan Provinsi Sumatera Utara. Medan : Universitas Sumatera Utara.

Tuwo, A. (2011). Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut. Pendekatan Ekologi, Sosial-Ekonomi, Kelembagaan, dan Sarana Wilayah. Surabaya: Brilian Internasional.

Wabang, I. L., Yulianda, F., & Susanto, H. A. (2017). Kajian Karakteristik Tipologi Pantai Untuk Pengembangan Wisata Rekreasi Pantai di Suaka Alam Perairan Selat Pantar Kabupaten Alor. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 1(2), 199-209.

Wiyarsih, B., Endrawati, H., & Sedjati, S. (2019). Komposisi dan Kelimpahan Fitoplankton di Laguna Segara Anakan, Cilacap. Buletin Oseanografi Marina, 8 (1), 1-8.

Yulianda, F. (2007). Ekowisata Bahari sebagai alternative Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Seminar Sains Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Yulianda, F. (2019). Ekowisata Perairan. Suatu Konsep Kesesuaian dan Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Air Tawar. Kota Bogor: IPB Press.

Published
2022-05-17
How to Cite
Fahrizal, A., Marasabessy, I., Ilham, I., Kalidi, N. S., & Fonataba, N. A. (2022). Geomorphological Study of the Batu Lubang Tourism Area . Jurnal Airaha, 11(01), 039 - 049. https://doi.org/10.15578/ja.v11i01.285
Section
Articles