Growth of Sargassum sp. with Different Weights of Seeds in Cultivation with off-Bottom Method

  • Rovi Ratna Sari Universitas Mataram
  • Nunik Cokrowati University of Mataram
  • Nanda Diniarti Universitas Mataram
Keywords: seaweed, algae, brown, alginate, weight

Abstract

This study aimed to determine the effect of different initial seedling weights on the growth of Sargassum sp. cultivated by the off- bottom method. The research method used is an experimental method using a completely randomized design. The treatments in this study consisted of 5 treatments seedling weight with 4 replications, namely A (25 g), B (50 g), C control (100 g), D (150 g), E (100 g), and F (200 g). Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) at a significance level of 5% with a 95% confidence interval and continued with Duncan's test. The results showed that the absolute weight growth of Sargassum sp. for 30 days of cultivation with different initial seedling weights ranging from 306.25 g - 568 g. The specific growth rate of Sargassum sp. ranged from 19.07% – 21.14%. The number of leaves of Sargassum sp. ranged from 2193 - 4214 strands. The number of Sargassum sp. ranged from 2579 – 4224 pieces. This study concluded that different initial seedling weights had a significant effect on the growth of Sargassum sp. The best growth was treatment E, which was 200 g of seedling weight.

References

Abdan, Abdul R., dan Ruslaini. (2013). Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Karagenan Rumput Laut (Eucheuma dpinosum) Menggunakan Metode Long Line. Jurnal Mina Laut Indonesia. 3(12):113–23.

Arjuni, Andy., Nunik C., dan Rusman. (2018). Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Hasil Kultur Jaringan. Jurnal Biologi Tropis. 18(2):216–23. doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v18i2.740.

BSN. (2011). Produksi Bibit Rumput Laut Kotoni (Eucheuma cottonii) – Bagian 1 : Metode Lepas Dasar. Jakarta.

Cokrowati, N., Ayuningsih R. S., dan Rusman. (2016). Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Hasil Kultur Jaringan Pada Jarak Tanam Yang Berbeda. Depik. 5(1):12–18. doi: http://dx.doi.org/10.13170/depik.5.1.3843.

Dahlia, I., Sri R., dan Susilowati T. (2015). Pengaruh Dosis Pupuk dan Substrat yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Caulerpa lentillifera. Journal of Aquaculture Management and Technology. 4(4):28–34. doi: http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jamt.

Fajri, M. I., Istiyanto S., dan Diana R. (2020). Pengaruh Jarak Tanam Rumput Laut (Sargassum sp.) yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Effect. Jurnal Sains Akuakultur Tropis. 4(2):156–60. doi: https://doi.org/10.14710/sat.v4i2.6920.

Fauziah, F. (2017). Pertumbuhan Sargassum sp. pada Tipe Habitat dan Berat Koloni Berbeda di Pantai Sakera Bintan. Thesis. Universitas Maritim Raja Ali Haji. doi: https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://jurnal.umrah.ac.id

Gultom, Riris. C., I. Gusti N. P. D., dan Ni Luh P. R. P. (2019). Perbandingan Laju Pertumbuhan Rumput Laut (Eucheuma cottonii) dengan Menggunakan Sistem Budidaya Ko-Kultur dan Monokultur di Perairan Pantai Geger, Nusa Dua, Bali. Journal of Marine Research and Technologi. 2(1):8–16. doi: https : / /ojs .unud.ac . id/ index.php/JMRT.

Hermawan, D. (2015). Pengaruh Perbedaan Strain Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Terhadap Laju Pertumbuhan Spesifik. Jural Perikanan dan Kelautan. 5(1):71–78.

Ismail, A., Rully T., dan Mulis. (2015). Pengaruh Berat Bibit Awal Berbeda Terhadap Pertumbuhan Kappaphycus alvarezii di Perairan Teluk Tomini. Jurnal Ilniah Perikanan dan Kelautan. 3(4):2–6. doi: https://doi.org/10.37905/.v3i4.1325.

Kasim, M., dan Ahmad M. (2017). Comparison Growth of Kappaphycus alvarezii ( Rhodophyta , Solieriaceae ) Cultivation in Fl Oating Cage and Longline in Indonesia. Aquaculture Reports. 6:49–55. doi: 10.1016/j.aqrep.2017.03.004.

Kurniawan, M. C., Riris A., dan wike A. E. P. (2018). Pertumbuhan Rumput Laut Eucheuma spinosum dngan Perlakuan Asal Thallus dan Bobot Berbeda Di Teluk Lampung Provinsi Lampung. Maspari Journal. 10(2):161–68. doi: https://doi.org/10.36706/maspari.v10i2.5900.

Lutfiawan, M., Karnan, dan Lalu J. (2015). Analisis Pertumbuhan Sargassum sp. dengan Sistem Budidaya yang Berbeda di Teluk Ekas Lombok Timur Sebagai Bahan Pengayaan Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan. Jurnal Biologi Tropis. 15(2):135–44. doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v15i2.202.

Ode, I. (2014). Kandungan Alginat Rumput Laut Sargassum crassifolium dari Perairan Pantai Desa Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon. Jurnal Ilmiah Agribisnis Dan Perikanan. 6(3):47–54. doi: https://doi.org/10.29239/j.agrikan.6.0.47-54.

Rochmady, S., dan La S. (2015). Pengaruh Bobot Bibit Berbeda Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Strain Coklat Metode Longline Menggunakan Rumpun Ganda. Researchgate. doi: 10.5281/zenodo.246595.

Sahabati, S., Joppy D. M., dan Lukas L. J. J. M. (2017). Pertumbuhan Rumput Laut (Kappaphycusalvarezii) Yang Dibudidaya Dalam Kantong Jaring dengan Berat Awal Berbeda Di Teluk Talengen Kepulauan Sangihe. E-Journal Budidaya Perairan. 4(3):16–21. doi: 10.35800/bdp.4.3.2016.14742.

Susilowati, T., Sri R., Eko N. D., dan Zulfitriani. (2012). Pengaruh Kedalam Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut (Eucheuma cottoni) yang Dibudidayakan dengan Metode Longline di Pantai Mlonggo Kabupaten Jepara. Jurnal Saintek Perikanan. 8(1):7–12. doi: https://doi.org/10.14710/ijfst.8.1.7-12.

Published
2021-12-04
How to Cite
Rovi Ratna Sari, Cokrowati, N., & Nanda Diniarti. (2021). Growth of Sargassum sp. with Different Weights of Seeds in Cultivation with off-Bottom Method . Jurnal Airaha, 10(02), 213 - 221. https://doi.org/10.15578/ja.v10i02.265
Section
Articles