open access

Abstract

Pukat pantai merupakan salah satu kearifan lokal yang dipertahankan di wilayah Pangandaran. Armada kapal yang digunakan dalam operasi penangkapan dengan pukat pantai pun digunakan dalam kegiatan pariwisata. Dengan demikian kapal sangat penting dalam mendukung kegiatan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik desain kapal yang digunakan dalam kegiatan tersebut. Pengambilan data dilakukan selama bulan April 2017 di Pantai Pangandaran. Data didapatkan melalui pengukuran secara langsung di lapangan serta dianalisis secara deskriptif komparatif yang menggambarkan desain kapal pukat pantai. Hasil pengukuran menunjukkan dimensi utama kapal pukat pantai yaitu memiliki LOA (L) berkisar antara 8,2-12,1 meter, B max (B) sebesar 1,05-1,57 meter dan Depth (D) sebesar 0,78-1,05 meter. Rasio dimensi utama memiliki kisaran 7,32-8,67 untuk L/B, nilai L/D berkisar antara 10,22-12,21 dan nilai B/D berkisar antara 1,34-1,5. Nilai ini telah memenuhi kriteria standar rasio dimensi utama kapal di Indonesia.