Effectiveness of β-Caroten in Nauplius Artemia

  • Ernawati
  • Saddang Saddang Balai Perikanan Budidaya AIr Payau Takalar
  • Irwan Irwan Balai Perikanan Budidaya AIr Payau Takalar
Keywords: artemia, effectiveness, enrichment, nauplius

Abstract

The research aimed at knowing the effectiveness carotenoids in the body of nauplius artemia of β-carotene enriched. This research used a completely randomized design with 4 treatment dosage (0, 5, 10, 15 ppm) and each three replications. The study was conducted for 20 days using a maintenance container in the form of a plastic basin with capacity of 3 L. β-carotene enrichment was carried out for 8 hours/day by adding β-carotene to the maintenance medium. Anova result show thet the best best β-carotene enrichment at 08.00-16.00 WITA and 23.00-07.00 WITA is best obtained at a dosage of 10 ppm, which isi 8,812 ppm and 10,028 ppm and the best time to absorb is enrichment at night. During the study experiment, water quality parameters showed the optimal range, salinity 30,0-33,0, temperatures ranging from 27,0-30,2oC, pH 7,8-8,0 and DO 4,5-5,6 ppm.

References

Adi, Y. S. (2011). Sintasan Larva Rajungan (Portunus pelagicus) Stadia Zoea pada Berbagai Frekeunsi Pemberian Pakan Alami Jenis Brachionus plicatilis. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah. Makassar

Bahari, M. C., Hutabarat, S., Studi, P., Sumberdaya, M., Perikanan, J., & Diponegoro, U. (2014). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/maquares. 3, 188–194.

Chen H. M and S. P. Meyers. (1992). Extraction of Astaxanthin Pigmen from Crawfish Waste Using a Soy Oil Press. Journal of Food Sci. 47 : 892-896

Dauhan RES., Efendi E., Suparmono. (2014). Efektifitas Sistem Akuaponik Dalam

De la Fuente J. Canales M dan Kocam K.M. (2006b). The Importance of Protein Glycosylation in Development of Nover tick Vaccine Strategies. Parasite Immunology. 28: 687-688

Ekawati, S.R. (2008). Pemanfaatan Karotenoid Cangkang Kepiting non Ekonomis sebagai Bioenkapsulan Pakan Alami (Rotifer dan nauplius Artemia) dalam Pemeliharaan Larva Kepiting Bakau (Scylla serrata). Tesis. Program Pascasarjana – UNHAS

Ernawati. (2017). Pengaruh Pakan Alami (rotifer dan artemia) Hasil Bioenkapsulasi Karotenoid Terhadap Kelangsungan Hidup, Laju Pertumbuhan Dan Ketahanan Stres Larva Ikan Nila Air Payau (Oreochromis niloticus) (Tesis). Makassar: Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin

Ernawati, Karim, M. Y., & Zainuddin. (2018). Pengaruh Pakan Alami Rotifer Dan Artemia Hasil Bioenkapsulasi Karotenoid Terhadap Laju Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup Dan Ketahanan Stress Larva Nila Air Payau (Oreochromis niloticus). Jurnal Sains Dan Teknologi, 18 (1), 74–81

Fujaya, Y. (2004). Fisiologi Ikan. Dasar Pengembangan Teknik Perikanan. PT. Rineka Cipta, Jakarta

Fegan, D.F, (2003). Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Asia Gold Coin Indonesia Specialities. Jakarta

Ghufron, M, H. Kordi, A. B. Tanjung. (2007). Pengelolaan Kualitas Air dalam Budidaya Perairan. Rineka Cipta. Jakarta.

Harefa, F. (1997). Pembudidayaan Artemia untuk Pakan Udang dan Ikan. Penebar Swadaya, Jakarta. Isnansetyo, A Dan Kurniastuty. 1995. Teknik Kultur Fitoplankton Dan zooplankton. Kanisius. Yogyakarta.116 hal.

Harihastuti, N., Hermawan, D. W., & Ms, E. (2013). Artemia Salina Sebagai Bahan Utama Media Halofilik Dalam Pembuatan Garam Nacl Kemurnian Tinggi Untuk Industri Garam Beriodium Artemia salina As Halophilic ’ s Material to Produce High Quality Salt for Iodized Salt Industry. 85–94

Marihati, Muryati, dan Nilawati. (2013). Budidaya Artemia salina Sebagai Diversifikasi Produk dan Biokatalisator Percepatan Penguapan di Ladang 25 garam. Peneliti Madaya Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri. Jurnal Agromedia 31 (1): 57-66.

Mas’ud F. (2014). Pengaruh Kualitas Air Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis sp.) Di Kolam Beton Dan Terpal. Grouper Faperik.

Mintarso Y, (2007). Evaluasi Pengaturan Waktu Peningkatan Salinitas pada Kualitas Produksi Kista Artemia. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro

Mudjiman, A., (1989). Udang Renik Air asin (Artemia salina). Penerbit PT. Bhratara Niaga Media, Jakarta

Prayogo, H. H., Rostika, R. R., & Nurruhwati, I. (2012). Pengkayaan Pakan Yang Mengandung Maggot Dengan Tepung Kepala Udang Sebagai Sumber Karotenoid Terhadap Penampilan Warna Dan Pertumbuhan Benih Rainbow Kurumoi (Melanotaenia parva). Jurnal Perikanan Dan Kelautan Unpad, 3(3), 201–205

Purba C.K. (2012). Performa Pertumbuhan, Kelulushidupan dan Kandungan Nutrisi Larva Udang Vanamei (Litopenaeus vannamei) Melalui Pemberian Pakan Artemia Produk Lokal yang DIperkaya Dengan Sel Diatom. Journal of Aquaculture Management and Technology. Volume 1, Nomor 1. Hal. 102-115

Subamia, I Wayan., Nina, M., Karunia, L. M. (2010a). Peningkatan Kualitas Warna Ikan Rainbow Merah (Glossolepis insicus, Weber 1907) Melalui Pengkayaan Sumber Karotenoid Tepung Kepala Udang dalam Pakan. Jurnal Iktiologi Indonesia. Balai Riset Budidaya Ikan Hias. Depok

Sudariono. (2012). Pengaruh Bioenkapsulasi Karotenoid Wortel pada Rotifer dan Artemia terhadap Sintasan Larva Kepiting Bakau (Scylla olivacea) Stadia Zoea. Tesis. Program Pascasarjana. Universitas Hasanuddin. Makassar

Sundram K. (2007). Palm Oil: Chemistry and Nutrition Update. Malaysia : MPOB Takigami S. 2000. Konjact mannan. Di dalam : Philips GO dan Williams PA (editor). Handbook of Hydrocolloids, him. 379-395. Boca Raton : CRC Press. Tako M, Nakamura S. 1988. Synergistic interaction between agarose and D-galactoDmannan in aqueous media. J Agricultural and Biological Chemistry, 52 : 1071-1072.

Toi, T.H.,P. Boecks, P.Sorgeloos, P.Bossier, G. Van Stappen. (2013). Bacterian Contribute to Artemia Nutrition in Algae- Limited Condition : A Laboratory Study. Journal of Aquaculture 388-391. pp. 1-7.

Widiarti B. D. (1986). Pengaruh Pemberian Bekatul, Tepung Kedelai dan Campuran Kudeuanya sebagai Makanan Terhadap Produksi Artemia salina Leach. Institut Pertanian Bogor. Bogor. hal 47.

Widiastuti, R., J. Hutabarat, V.E. Herawati. (2012). Pengaruh Pemberian Pakan ALami Berbeda (Skeletonema costatum dan Chaetoceros gracilis) Terhadap Pertumbuhan Biomass Mutlak dan Kandungan Nutrisi Artemia sp. Lokal. Journal of Aquaculture Management and Technology. Volume 1, Nomor 1. Hal. 236-248

Yuniarso, T. (2006). Peningkatan Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan, dan Daya Tahan Udang Windu (Penaeus monodon fab.) stadium pl 7 - pl 20 setelah Pemberian Silase Artemia yang telah Diperkaya dengan Silase Ikan. 107.

Zacharia, S. and Kakati,V.S. (2004). Optimal Salinity and Temperature of Early Developmental Stages of Panaeus marguensis de Man. Aquaculture, 232 : 378-382

Published
2020-12-15
How to Cite
Ernawati, Saddang, S., & Irwan, I. (2020). Effectiveness of β-Caroten in Nauplius Artemia. Jurnal Airaha, 9(02), 151 - 154. https://doi.org/10.15578/ja.v9i02.176
Section
Articles